Untuk Bunda
Getir jiwa bila harus mengingat setiap peluhmu yang menetes
Pedih hati jika harus mengenang segala yang tlah kau beri
Dan semuanya hanya untuk aku, anakmu
Betapa tlah kunodai segalanya dengan luka dan kepedihan yang nyata...
Membebani dengan kesakitan yang membara
Tiap detak jantung yang berpacu dengan roda waktu...
Kau hiasi dengan untai kesabaran, senyuman bahkan keceriaan..
Selalu kau iringi dengan cinta dan kasih sayang yang nyata
Mengantarku hingga kini beranjak dewasa
Membawaku hingga mampu bertemu dengan dunia...
Bunda....
Takkan mampu aku menebus segalanya...
Walau berjuta mutiara ku untai untukmu..
Bunda....
Betapa nafasmu adalah hidupku....
Hidup yang selamanya akan ku reguk..
Dengan peluhmu....
Kini aku aku mampu beriri tegak...
Kini aku mampu menjalani semua...
Dan dengan Kasihmu...
Kini aku mampu memahami kerasnya kehidupan....
22 Des 06
Minggu, 11 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar